Imparsial mendorong penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap para pelaku intoleransi untuk mencegah potensi keberulangan aksi-aksi tersebut. Organisasi-organisasi muslim garis keras seperti Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) yang dua-duanya punya unsur anti-Kristen, sudah lama aktif di Bekasi. Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika mencatat pada 2015 setidaknya terdapat 15 kasus intoleransi. Laporan akhir tahun 2014 The Wahid Institute mencatat, Yogyakarta berada di urutan kedua sebagai daerah dengan jumlah kasus pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan serta intoleransi terbanyak. Berita Imparsial Sebut 31 Kasus Intoleransi Terjadi dalam Satu Tahun.

Wakil Direktur Imparsial Gufron Mabruri mengemukakan alasan yang membuat perilaku intoleransi terus terjadi di Indonesia. TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Program Imparsial Ardimanto Adiputra mengemukakan ada 31 kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia dalam kurun satu tahun terakhir, sejak November 2018-2019. Permasalahan intoleransi di 2017 pada dasarnya tak jauh berbeda persoalan tahun sebelumnya.

Koordinator Program Imparsial Ardimanto Adiputra mengungkapkan, jenis kasus intoleransi tersebut beragam, mulai dari pelarangan terhadap pendirian rumah atau tempat ibadah, hingga penolakan untuk bertetangga … Setara Institute menganggap kasus kekerasan agama ini bagai ‘tamparan’ bagi tokoh agama dan pemerintah yang baru saja menyelenggarakan Musyawarah … Mulai dari pelarangan pendirian rumah ibadah, pembakaran rumah ibadah, pelarangan menyolatkan jenazah yang berbeda orientasi politik, hingga menjadikan agama sebagai salah satu syarat untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah terkait wabah COVID 19. Toleransi dan intoleransi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh hal itu.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Negara kita merupakan Negara yang sanat beragam baik dari segi budaya, suku hingga agama yang berbeda beda. Menurut dia, kelompok intoleran pada 2016 kerap melakukan intimidasi dan kekerasan terhadap kegiatan diskusi tentang Syiah, tragedi 1965, dan diskusi lintas agama.

"Kasus intoleransi di Yogyakarta mulai terjadi tahun 2011. Jakarta - Imparsial menemukan adanya 31 kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia sejak November 2018 hingga November 2019. Inilah 30 contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia meliputi pelanggaran HAM berat dan ringan yang terjadi di Indonesia di masa Orde Lama, Orde Baru dan pasca-reformasi update terbaru tahun 2018 terlengkap (kasus Trisakti & Semanggi, konflik Poso, Ambon, Sampit, Papua, peristiwa G 30S/PKI, kasus Munir & Marsinah, dll). Berkebalikan dari itu, …

Catatan akhir tahun: Kasus intoleransi di Yogyakarta meningkat sepanjang 2016. Aksi intoleransi yang pernah terjadi di Indonesia dimulai dari penyerangan rumah ibadah hingga tudingan upaya kristenisasi
Pada tabel di bawah ini, terdapat beberapa kasus/peristiwa terkait praktik intoleransi di beberapa kota di Indonesia. Kasus tersebut terjadi dalam bentuk pelarangan hingga perusakan rumah ibadah. Pada 2017, kasus itu masih terjadi di sejumlah tempat di Jateng. Yuk Baca . Jumlah pelanggaran di Indonesia pada 2014 mencapai 154 peristiwa atau turun 40 persen dibandingkan dengan 2013 yang mencapai 245 peristiwa. Berita Imparsial Sebut 31 Kasus Intoleransi Terjadi dalam Satu Tahun. Berimbas lagi di Jambi," ujar Awi. Toleransi dan intoleransi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh hal itu. Disana juga ada Front Pembela Islam (FPI) dan juga beragam koalisi anti-pemurtadan. Berita terbaru mengenai Kasus Intoleransi, mengenai kurangnya toleransi terhadap kepercayaan atau praktik agama lain. Jika Indonesia sampai dilanda situasi "chaos", itu pasti bukan lagi kegentingan yang memaksa, melainkan sudah maha malapetaka – suatu maha malapetaka yang hingga di bulan-bulan awal 2017 mungkin sama sekali tak pernah terbayangkan dalam cakrawala politik manusia Indonesia yang paling tanggap sekalipun.

Wakil Direktur Imparsial Gufron Mabruri mengemukakan alasan yang membuat perilaku intoleransi terus terjadi di Indonesia.
"Dari 31 kasus itu, 12 kasusnya atau yang paling banyak terjadi adalah pelarangan atau pembubaran atas ritual, acara, ceramah dan sebagainya terhadap pelaksanaan agama," ujar Ardimanto di … Menurut Profesor Jimly Asshiddiqie, Guru Besar Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, dalam hubungan antar agama banyak muncul kasus-kasus yang terjadi di masa reformasi ini, seperti pelanggaran terhadap para penganut Ahmadiyah, penganut Syiah, pelarangan terhadap pembangunan … Terpopuler kemarin di x.